Resolusi Ramadan: Sebuah Tamparan yang Menyadarkan
Ramadan selalu datang setiap tahun, tapi pertanyaannya selalu sama: apakah kita yang berubah, atau hanya tanggal di kalender yang berubah? Gue pernah membaca sebuah kalimat yang cukup menampar: “Bila sekelas Ramadan saja tidak sanggup mengubahmu, maka tangisilah dirimu. Barangkali pekatnya dosa telah menutupi mata hatimu dari terangnya hidayah.” Jujur, kata-kata itu terasa keras, tapi ada benarnya. Ramadan seharusnya menjadi momen paling kuat untuk berubah. Bahkan menurut gue, resolusi Ramadan jauh lebih ampuh daripada resolusi tahun baru. Di bulan suci ini, kita punya begitu banyak kesempatan untuk menjadi lebih baik: bersedekah, menjadi lebih bermanfaat, meraih pahala sebanyak-banyaknya, memperbaiki ucapan, yang tadinya sering berbicara kasar menjadi lebih lembut, lebih banyak diam dan berbicara seperlunya. Lalu ada tarawih, tadarus Al-Qur’an, salat berjamaah di masjid, salat malam, tahajud, dan masih banyak lagi. MasyaAllah, begitu banyak pintu kebaikan yang dibukakan di bulan R...